laporan kewirausahaan nataliaatgr (191201177)
Laporan Kewirausahaan Medan, Juni 2020
USAHA FOTOKOPI DAN ALAT TULIS KANTOR
UD. HEZKIEL BANUREA
Dosen Penanggungjawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
Natalia Tumangger
191201177
HUT 2B
PROGRAM STUDI
KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik dan tepat waktu. Laporan yang berjudul “Usaha Fotokopi dan Alat Tulis Kantor UD. Hezkiel” ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan mata kuliah Kewirausahaan di Departemen Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Penulis megucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada dosen penanggungjawab Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., khususnya kepada Narasumber yang telah memberikan informasi kepada penulis, Orangtua, kerabat, dan pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Penulis menyadari, bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran sebagai bahan masukan dalam penulisan laporan lainnya. Akhir kata, penulis mengucapkan terimakasih , dan semoga laporan ini bermanfaat bagi setiap orang yang membacanya.
Medan, Juni 2020
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR..................................................................................... i
DAFTAR ISI..................................................................................................... ii
BAB I PROFIL USAHA
1.1. Biodata
Usaha..................................................................................... 1
1.2. Pendahuluan........................................................................................ 1
1.3. Latar
Belakang Usaha......................................................................... 1
BAB II URAIAN PRESTASI
2.1. Kesuksesan Dari Wirausaha............................................................... 6
BAB III PENDEKATAN KREATIF
3.1. Strategi Dalam Berwirausaha............................................................. 7
3.2. Inovasi Dalam Menghadapi Covid-19............................................... 8
BAB IV PENUTUP
Kesimpulan................................................................................................ 9
Saran.......................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PROFIL
USAHA
1.1.Biodata
Usaha
Nama Lengkap : Besli Banurea
Tempat / Tanggal Lahir : Salak, 20 September 1962
No Hp : -
Nama Usaha : UD. Hezkiel Banurea
Berdirinya Usaha :
2018
1.2.Pendahuluan
Kewirausahaan merupakan
kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang dan selalu terbuka untuk
setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu membawa bisnis terus
bertumbuh. Bisnis sebaiknya memiliki nilai dan bermanfaat dimana hal ini bisa
dilakukan melalui penerapan konsep kewirausahaan sosial. Berbagai kalangan
mulai memperbincangkan konsep kewirausahaan sosial sebagai solusi inovatif
dalam menyelesaikan permasalahan sosial.
Kewirausahaan merupakan
suatu proses dinamis untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa serta
kemakmuran. Peter F.Drucker (1994) mendefinisikan kewirausahaan sebagai
kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Thomas W. Zimmerer (1996)
mengungkapkan bahwa kewirausahaan merupakan proses penerapan kreativitas dan
inovasi untuk memecahkan masalah dan mencari peluang yang dihadapi setiap orang
dalam kehidupan seharihari. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui pemikiran kreatif dan
tindakan inovatif demi terciptanya peluang.
Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul.
Mereka yang menjadi
wirausaha adalah orang-orang yang mengenal potensi dan belajar mengembangkannya
untuk menangkap peluang serta mengorganisasi usaha dalam mewujudkan
cita-citanya. Kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli
melihat peluang dan selalu terbuka untuk setiap masukan dan perubahan yang
positif yang mampu membawa bisnis terus bertumbuh serta memiliki nilai. Salah
satu pendorong terciptanya inovasi selain perubahan. dan keharusan untuk
beradaptasi adalah kesadaran akan adanya celah antara apa yang ada dan apa yang
seharunya ada, dan antara apa yang diinginkan oleh masyarakat dengan apa yang
sudah ditawarkan ataupun dilakukan oleh pemerintah, sektor swasta maupun
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Tujuan kewirausahaan
adalah terwujudnya perubahan sosial ke arah yang lebih baik atau positif dan
memecahkan masalah sosial untuk kepentingan masyarakat. Tujuan Usaha ini juga
merupakan sebuah pencapaian tujuan usaha yaitu profit (keuntungan), akan tetapi
tidak hanya sekedar profit saja, tetapi penekanan pada pengalaman sebuah proses
wirausaha.
1.3.Latar
Belakang Usaha
Usaha fotokopi dan juga penjualan alat
tulis kantor (ATK) merupakan salah satu usaha yang membutuhkan kelihaian dalam
memilih peluang. Artinya, usaha fotokopi dapat berjalan dengan lancar apabila
sang pengusaha mampu melirik celah yang tepat dalam memulai usahanya tersebut.
Usaha penjualan alat tulis kantor dan fotokopi tetap memiliki potensi yang tak
kalah bagusnya, seperti usaha yang ada didekat perkantoran. Terutama kantor
pemerintah yang berhubungan dengan layanan publik, biasanya masyarakat yang
mengurus surat atau dokumen tertentu akan membutuhkan layanan jasa fotokopi.
Pendek kata, prospek usaha yang satu ini sudah tidak diragukan lagi. Jaman
boleh beralih kejaman digital, tapi tetap saja masyarakat membutuhkan jasa
fotokopi dan aneka keperluan alat tulis.
Sama halnya dengan UD. Hezkiel Banurea
yang melayani jasa fotokopi dan penjualan alat tulis. Usaha
dagang Hezkiel Banurea ataupun UD. Hezkiel Banurea ini merupakan usaha yang berdiri
sejak awal tahun 2018 silam. Usaha ini didirikan oleh seorang pensiunan yang
bernama bapak Besli Banurea yang kemudian di kembangkan oleh anaknya yang bernama Maya sejak tahun 2019. Sebelum
dikembangkan oleh anaknya, tahun pertama UD. Hezkiel didirikan, awalnya
memiliki satu orang karyawan, namun akhir tahun tepatnya bulan desember 2018, karyawan tersebut mengundurkan diri
dari pekerjaannya. Usaha ini didirikan dengan tujuan mengisi waktu luang pak
Besli pada saat masa pensiunnya, selain itu tujuan lainnya yaitu mengingat
daerah tempat tinggal pak Besli tempat untuk membeli alat-alat tulis sangat
jauh, sehingga memungkinkan pembeli yang tempat tinggalnya tidak jauh banyak
yang akan datang ke usaha dagang bapak tersebut. Usaha ini terletak di Jln. Ev
Willprint Banurea no. 15 Salak, Pakpak Bharat, tepatnya dirumah pak Besli
sendiri. Selain melayani jasa fotokopi dan penjualan alat tulis, usaha ini juga
melayani berbagai fasilitas seperti print, jilid, scan, cuci/cetak foto,
laminating dan lainnya.
UD. Hezkiel Banurea ini letaknya sangat
strategis karena jalanan yang berada didepan usaha tersebut merupakan jalan
pintas menuju perkantoran, sehingga memungkinkan banyak para pekerja kantor
yang melintas dapat singgah untuk membeli ataupun melakukan sesuatu di usaha
dagang tersebut. Tidak heran setiap paginya banyak pengunjung pekerja kantoran
yang datang ke tempat usaha ini, bukan hanya pagi saja, namun pada jam siang
atau jam istirahat sampai jam pulang kantor, usaha dagang ini tetap rami
dikunjungi oleh masyarakat dan pekerja kantoran yang ada. Usaha ini buka pada
hari senin sampai jumat pada pukul 08.00 – 18.00 WIB, pada hari sabtu dan
minggu usaha ini tutup, di hari-hari besar lainnya juga terkadang tutup namun
kadang pula usaha ini akan didatangi pengunjung walau sudah larut malam dan
walaupun tutup dikarenakan hari besar.
(Gambar
1. Alamat UD. Hezkiel Banurea)
BAB II
URAIAN
PRESTASI
2.1.
Kesuksesan Dari Wirausaha
Usaha fotokopi bisa menjadi pilihan yang ideal karena mudah dijalankan sebagaimana kita hanya perlu memasukkan kertas yang akan diduplikasi ke dalam mesin fotokopi, kemudian kita cukup menunggu hingga proses selesai dan memberikannya kepada pelanggan. Jenis usaha satu ini memang terbilang cukup menguntungkan, sebab masih banyak orang yang membutuhkan sebagai syarat pemenuhan berbagai pendaftaran. Karena terbilang cukup menguntungkan, tidak heran jika banyak orang yang mulai mencoba untuk merintis usaha ini.
Memang tidak semua tempat fotokopi memberikan keuntungan yang sama. Misalnya dengan membuka usaha di lingkungan sekolahan, kita akan mendapatkan keuntungan yang sifatnya musiman karena permintaan fotokopi biasa ramai ketika memasuki musim ujian atau tahun ajaran baru saja. Sedangkan jika membuka usaha di lingkungan pemukiman, kita bisa mendapatkan keuntungan yang lebih stabil sebab setiap harinya ada saja orang yang melakukan fotokopi, mulai dari fotokopi dokumen pribadi, kantor, dan urusan sekolah.
Pemilik
usaha dagang ini mengatakan belum ada prestasi yang didapat dari luar, karena
usaha yang dimilikinya tersebut tergolong masih muda yaitu masih berjalan tiga
tahun lamanya. Namun pemilik usaha tersebut mengatakan bahwa usahanya ini dapat berjalan dengan
lancar, hingga saat ini ia mengatakan telah mampu membangun rumah mereka,
membeli kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda hasil dari usahanya
tersebut. Menurutnya, usaha ini sudah lancar saja sudah menjadi suatu
kesuksesan baginya, asalkan balik modal dan tidak rugi saja.
Usaha ini selalu didatangi oleh pengunjung,
baik itu pekerja perkantoran maupun masyarakat sekitarnya, dan sampai saat ini
sudah cukup terbilang ramai pengujung datang setiap harinya. Usaha ini sudah
banyak yang dikenal orang lain, dimana lokasinya dan siapa yang kembangkan. Dalam
satu bulannya, usaha ini mampu menghasilkan tiga sampai lima juta rupiah,
tergantung dari banyaknya pengunjung yang datang. Salah satu kunci yang
dilakukan oleh pemilik usaha ini adalah tetap semangat, dan jangan lupa
bersyukur.
BAB
III
PENDEKATAN
KREATIF
3.1. Strategi Dalam Berwirausaha
Perkembangan teknologi yang semakin pesat mengharuskan para pelaku usaha dan masyarakat untuk lebih cepat beradaptasi pada perkembangan teknologi tersebut. Hadirnya mesin fotokopi merupakan suatu bagian dari perkembangan teknologi tersebut yang sangat dirasakan manfaatnya. Mesin fotokopi ini sangat dibutuhkan bagi semua kalangan. Baik dari pelajar, mahasiswa, pegawai kantor, dan masyarakat pada umumnya.
Usaha fotokopi dan alat tulis kantor merupakan usaha yang pada umumnya selalu
ramai pelanggan mengingat usaha fotokopi dan alat tulis kantor banyak
dibutuhkan di berbagai kalangan dan lapisan masyarakat pada umumnya.
Menjalankan usaha ini tidak memerlukan keahlian khusus tertentu. Namun perlu
diketahui mengenai strategi-strategi marketing, pengelolaan keuangan, juga
termasuk pemasok-pemasok ataupun jasa layanan servis dan perawatan untuk
menjalankan usaha fotokopi dan alat tulis kantor ini.
Pada strategi pemasaran ataupun strategi
dalam berwirausaha terdapat penawaran dan progam pemasaran dalam usaha. Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha fotokopi
pada masa yang akan datang, maka perlu adanya penawaran produk yang memberikan
nilai lebih dan manfaat bagi konsumen. Penawaran tersebut akan semakin variatif
(lebih banyak produk yang ditawarkan dalam hal ini tidak dimiliki oleh pesaing)
maupun lebih kompetitif (dilihat dari kualitas kertas dan hasil copy dan harga
dalam hal ini tidak terlalu diperhitungkan dikarenakan para pesaing juga
melakukan banting harga) maka karena sudah ditunjang dengan perangkat teknologi
informasi yang memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi atau sebatas
bertukar informasi.
Strategi pemasaran lain dilakukan tingkat pelayanan pada pengunjung maupun konsumen serta penetapan harga yang ditetapkan dalam usaha ini. Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami mencari keuntungan yang relatif sehingga dapat menjalankan usaha secara continue untuk meningkatkan pangsa pasar. Pada usaha ini juga dilakukan dengan memasarkan cara promosi. Promosi ini merupakan objek vital dalam bidang pemasaran, karena dalam promosi produk itu sendiri bisa dikenalkan kepada konsumen. Tetapi dalam hal pemasaran fotokopi tidak memerlukan promosi berlebihan karena langsung berhubungan dengan konsumen dan mesin fotokopi, juga termasuk penjualan alat-alat tulis.
Perkembangan
penawaran disektor usaha fotokopi dan alat tulis pada saat ini memang umum di
lingkungan kampus. Hal tersebut disebabkan karena sektor usaha ini sudah
dibidik secara serius. Oleh karena itu, agar usaha fotokopi menjadi lebih baik
maka perlu peningkatan penawaran yang memberikan nilai lebih bagi konsumen
dengan cara mendiskon harga dengan ketentuan yang berlaku. Perkembangan
penawaran disektor usaha fotokopi pada saat ini memang umum di lingkungan kampus.
Hal tersebut disebabkan karena sektor usaha ini sudah dibidik secara serius.
Oleh karena itu, agar usaha fotokopi menjadi lebih baik maka perlu peningkatan
penawaran yang memberikan nilai lebih bagi konsumen dengan cara mendiskon harga
dengan ketentuan yang berlaku, sehingga memungkinkan usaha fotokopi ini akan
berjalan lebih baik lagi.
3.2. Inovasi Dalam Menghadapi Covid-19
Covid-19
ini sangat merugikan banyak pekerjaan manusia. Pandemi Covid-19 sendiri tentunya memberikan dampak
bagi UD. Hezkiel ini. Namun, untuk operasional yang dilakukan usaha dagang ini tetap berjalan normal sebagaimana
mestinya. Hanya saja berpengaruh terhadap penghasilan tiap harinya. Penghasilan
perhari jadi menurun, karena dilakukannya pembatasan sosial berskala besar
(PSBB) dan work from home (bekerja
dari rumah). Pengunjung yang datang juga sepi, tidak ramai seperti biasanya. Work from home atau bekerja dari rumah
ini tidak berlaku pada pekerja kantoran, para pekerja kantoran tetap bekerja
seperti biasanya. Sehingga usaha pak Besli tersebut tetap didatangi pengunjung
meski pandemi covid-19 ini ialah tetap bersabar, gigih serta konsisten, tak
perlu khawatir dan takut usaha tidak berjalan, jangan terlalu mudah untuk
menyerah karena penghasilan menurun, pasti masa pandemi covid-19 ini akan
berlalu, kita dapat mengambil hikmahnya dari masa pandemi ini.
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
1. Kewirausahaan
merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang dan selalu
terbuka untuk setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu membawa
bisnis terus bertumbuh.
2. Kewirausahaan
merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang dan selalu
terbuka untuk setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu membawa
bisnis terus bertumbuh serta memiliki nilai. Salah satu pendorong terciptanya
inovasi selain perubahan.
3. Tujuan
kewirausahaan adalah terwujudnya perubahan sosial ke arah yang lebih baik atau
positif dan memecahkan masalah sosial untuk kepentingan masyarakat. Tujuan
Usaha ini juga merupakan sebuah pencapaian tujuan usaha yaitu profit
(keuntungan), akan tetapi tidak hanya sekedar profit saja, tetapi penekanan
pada pengalaman sebuah proses wirausaha.
4. Usaha fotokopi dan alat
tulis kantor merupakan salah satu usaha yang pada umumnya selalu ramai
pelanggan mengingat usaha fotokopi dan alat tulis kantor banyak dibutuhkan di
berbagai kalangan dan lapisan masyarakat pada umumnya.
Saran
Sebaiknya dalam
menghadapi masa pandemi covid-19 ini jangan mudah meyerah, tetap bersabar, gigih serta konsisten, tak perlu
khawatir dan takut usaha tidak berjalan, jangan terlalu mudah untuk menyerah
karena penghasilan menurun, pasti masa pandemi covid-19 ini akan berlalu, kita
dapat mengambil hikmahnya dari masa pandemi ini.
DAFTAR PUSTAKA
Achmad, Nur. 2015. Kewirausahaan: Suatu Alternatif Lain Menuju Kiat Kesuksesan Surakarta : BPK FEB UMS.
Drucker.
Peter. F. 1993. Inovasi, Kreatif Dan Kewiraswastaan . Jakarta : Erlangga.
Kasmir. Hamzah 2010 . Pengembangan dan Kewirausahaan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Kuratko & Hoodgets. 2007. Dalam
Heru
Kristanto. 2009. Kewirausahaan
serta
(entrepreneurship)
Pendekatan Manajemen dan praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Siswanto.
2003. Salesmanship: Keahlian Menjual
Barang Dan Jasa. Edisi Kedua
Damar Mulia Pustaka, Jakarta.
Suryana, 2006. Kewirausahaan Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju. Sukses, Edisi Ketiga, Penerbit Salemba, Jakarta
LAMPIRAN



Keren nat☺
BalasHapusBagus nat, Rapi dan bermanfaat
BalasHapus